Jajanan Pasar nan Legendaris
Kamis 18 Mei 2017

SANGGE – Prospek Bisnis Jajanan Pasar - Jajanan pasar adalah jenis kue-kue tradisional yang biasanya hanya dijual di pasar-pasar seperti  klepon, srabi, jenang dimana sering dijumpai di acara sedekahan, kenduri, acara keluarga dengan harga murah. Jajanan pasar akan tetap diminati masyarakat.  Permintaan untuk dipasarkan pun meningkat. Hal ini dapat kita perhatikan begitu banyak penjual jajanan pasar yang berjualan di pinggir jalan, bahkan boleh dikatakan bertambah.

Jumiyati Snack merupakan salah satu produk jajanan pasar yang terkenal di Desa Sangge, Klego, Boyolali. Jajanan pasar buatan Jumiyati tetap laris manis walaupun memiliki saingan dengan pedagang jajanan modern. Rasanya yang khas dan nikmat menambah daya tarik masyarakat.  Jumiyati Snack diproduksidi Dukuh Kaponan RT 002/RW 004 Sangge. Usaha pembuatan jajanan pasar ini dikelola sepasang suami istri, yaitu Semin dan Jumiyati.

Berkat niat, usaha, dan tekad yang kuat Semin dan Jumiyati berhasil mengembangkan usaha pembuatan aneka makanan tradisional hingga sekarang. Mereka memproduksi beragam jenis jajanan pasar, seperti wingko babat, cucur, jadah, koci, gandos rangin, dan makanan tradisional lainnya. “Usaha ini sudah berjalan lebih kurang dua tahun. Latar belakangnya, sebenarnya tidak ada. Kami mencoba-coba dari pengalaman yang sudah dikembangkan. Dasarnya niat dan kejelian,” kata Semin.

Awalnya, Semin hanya membuat kue cucur,lalumencoba memproduksi resoles. Mereka memroduksi makanan tradisional Jumiyati Snack bertambah banyak. Semin tidak menjual makanan tradisional ke pasar, melainkan hanya menerima pesanan. Biasanya jajanan pasar dipesan pelanggan untuk acara arisan, pengajian, hajatan, hingga oleh-oleh. Pelanggan Jumiyati Snack berasal dari berbagai daerah, seperti Wonogiri, Jakarta, hingga Kalimantan. Aneka jajanan pasar atau kue dijual seharga Rp700 per buah. Resoles berisi wortel dijual dengan harga Rp700 per buah, sedangkan resoles berisi daging dan telur seharga Rp1000per buah.

Dalam satu hari, Semin dan istrinya bisa memproduksi 2.000 kue. “Pernah juga sehari semalam membuat 4.000 kue bermacam jenis. Saya tidak menggunakan tenaga kerja, hanya dikerjakan sendiri bersama keluarga,” kata Semin.

Semin mampu meraup omzet Rp250.000 untuk penjualan 400 kue. Jika sedang ramai pesanan, penghasilannya bisa mencapai Rp8 juta per hari. Semin bisa mengantongi keuntungan sekitar Rp10.000 dari setiap penjualan 100 kue. Anda bisa memesan jajanan pasar lezat ini dengan menghubungi Semin di nomor telepon 081317031377.

Berita Terkini
Wakil Bupati Lantik Pejabat Baru
Jumat 15 Desember 2017
PKK Gerakkan Wanita
Jumat 15 Desember 2017
Bangun Desa Bersama Warga
Kamis 14 Desember 2017
Bersih Desa Lestarikan Budaya
Kamis 18 Mei 2017